Beberapa jam yang lalu sebelum tulisan ini disunting, saya baru sadar bahwa tepat tanggal 19 Oktober 2012 adalah peringatan hari jadi Sulawesi Selatan yang ke-343 tahun. Wah, nilai sejarah saya sangat buruk! Saya mengetahuinya melalui jejaringan social bernama Twitter. Cobalah
Taka Bonerate Islands Expedition III : Pulau Jinato dan Pulau Tinabo
Selepas makan siang, kami menuju Dermaga Rauf Rahman. Kali ini kami menumpang kapal yang cukup besar, memuat sekitar 200 orang. Kapal ini memang dikhususkan untuk para tamu undangan TIE III, jadi kami diabsen dulu sebelum naik ke KLM Cahaya Ilahi,
Hutan Bakau di antara Pulau Pasi dan Pulau Gusung
Pagi itu kami sarapan di ruang tamu tempat kami menginap sambil diskusi dengan ketua rombongan, Kamaruddin Azis atau sering disapa Denun (Dg. Nuntung). Setelah kami sepakat akan kemana, kami pun check out dan bergegas menuju Dermaga Rauf Rahman. Di sana
Komunitas Blogger Makassar ke Taka Bonerate
Sebuah kehormatan bagi Komunitas Blogger Makassar “Anging Mammiri” mendapat undangan untuk menghadiri Takabonerate Islands Expedition 2011 (TIE). Saya adalah salah satu dari 9 personil AM yang diutus. Kesempatan bertemu dengan kesiapan, itulah keberuntungan. Menjadi salah satu peserta TIE merupakan sebuah
Fasilitas yang Berlebihan Bagi Anak di Bawah Umur
Laptop, kamera digital, smartphone, furnitur, bahkan sepeda motor sekalipun di zaman ini bukan lagi barang mewah. Semuanya bisa didapat dengan cara tunai ataupun kredit. Dengan uang muka yang terjangkau beserta persyaratan yang tidak lagi rumit, barang siap diantar ke rumah.









